Salam Yang Tertunda
Teruntukmu
seseorang yang aku kagumi
Melalui
puisi ini ku salamkan
Salam
harapan dari pengagum rahasiamu
Tahukah
kamu?
Puisi
ini adalah goresan kejujuran hatiku yang sudah lama mengagumimu
Dalam
diam ku sebut namamu
Aku
mulai bingung harus bersalam denganmu seperti apa
Sesungguhnya
ku ingin jujur kepadamu
Mengenai
perasaan ini
Berat rasanya membawa perasaan ini kemana-mana
Setiap bertemu kamu, ku selalu menutupi perasaan ini
Selalu membohongi perasaan ini di depanmu
Bukan tidak berani, tetapi lebih ke rasa malu yang selalu ku takutkan
Walau sekarang disebut era ‘emansipasi wanita’
Tetapi ku tak mungkin yang akan mendahuluinya
Terlebih kamu adalah pribadi yang sangat luar biasa
Kepintaranmu, kedewasaanmu, serta tutur katamu mengalihkan duniaku
Tetapi ku tahu di luar sana banyak perempuan yang sudah siap menunggu dan mengagumimu
Berat rasanya membawa perasaan ini kemana-mana
Setiap bertemu kamu, ku selalu menutupi perasaan ini
Selalu membohongi perasaan ini di depanmu
Bukan tidak berani, tetapi lebih ke rasa malu yang selalu ku takutkan
Walau sekarang disebut era ‘emansipasi wanita’
Tetapi ku tak mungkin yang akan mendahuluinya
Terlebih kamu adalah pribadi yang sangat luar biasa
Kepintaranmu, kedewasaanmu, serta tutur katamu mengalihkan duniaku
Tetapi ku tahu di luar sana banyak perempuan yang sudah siap menunggu dan mengagumimu
Tahukah kamu?
Banyak
perempuan yang rela mengantri cintamu
Untuk
menunggu kamu memilih diantara mereka
Hingga
akhirnya, ku bertanya dalam hati
Apakah
aku hanya sebatas butiran debu di matamu?
Apakah
aku termasuk bagian di hatimu?
Apakah
kamu tertarik dengan aku?
Atau
kamu hanya menganggap biasa kehadiranku
Bolehkah
aku mengetuk hatimu sebentar?
Aku
harus akui kepadamu tentang perasaan ini
Sejujurnya
aku ingin sekali bisa dekat denganmu
Walau
sebatas menjadi sahabat
Dekat bukan berarti jadi
Suka bukan berarti sayang
Tetapi lebih ke rasa nyaman di sampingmu
Keinginanku ke kamu cuma satu
Aku hanya ingin menjadi seseorang yang terspecial di hatimu
Dekat bukan berarti jadi
Suka bukan berarti sayang
Tetapi lebih ke rasa nyaman di sampingmu
Keinginanku ke kamu cuma satu
Aku hanya ingin menjadi seseorang yang terspecial di hatimu
Aku yang hanya sebatas pengagum rahasiamu
Aku
tidak mungkin melarang apapun ke kamu
Siapa
pilihan perempuan yang kamu tetapkan?
Aku
ikhlas
Tetapi
dalam hati tersimpan perih dan sakit
Andai
kamu bisa membaca hatiku
Mungkin
aku tidak akan menyiksa perasaan ini bertanam lama di hatiku
Dan........
Aku
hanya akan bisa bilang, biarkan waktu dan Tuhan yang akan menyampaikan
kekagumanku ke kamu
Dalam
do’a, ku selalu sebut namamu

Komentar
Posting Komentar